-->

Kategori

HEADLINE NEWS

Helldy: Jurnalis Bagian Terpenting Suksesnya Pelaksanaan Pembangunan

By On November 17, 2022

Cilegon -  Wali Kota Cilegon Helldy Agustian berterima kasih kepada wartawan yang bertugas di Cilegon dan menganggap media sebagai bagian penting dalam penyebaran informasi program Pemerintah Kota Cilegon, hal ini disampaikan Helldy ketika membuka Pelatihan Jurnalistik bagi insan pers yang bertugas di Wilayah Cilegon yang  diselenggarakan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Cilegon bertempat di Hotel Mambruk Anyer, Jum'at (18/11).

"Saya memberikan apresiasi setinggi - tingginya kepada insan pers Kota Cilegon atas sinergi pemberitaan program pemerintah Kota Cilegon , sehingga penyebaran informasi tentang program dan prestasi pemerintah Kota Cilegon dapat sampai kepada masyarakat, sebab tanpa adanya wartawan yang memberitakan tidak mungkin Kota Cilegon dapat dikenal baik di lokal ataupun nasional," ungkap Helldy mengawali sambutannya di acara yang dihadiri 50 jurnalis dari berbagai media di Cilegon.



Lebih lanjut, Helldy mengatakan media sebagai pilar penting dalam pembangunan daerah. "Media dan pemerintah tidak bisa dipisahkan dalam sistem kemasyarakatan kita saat ini, karena tanpa adanya media maka informasi pembangunan yang sudah pemerintah lakukan tidak bisa sampai kepada masyarakat, oleh karena itu media dianggap pilar penting dari informasi pembangunan pemerintah Kota Cilegon itu sendiri," ucapnya.

Menurut Helldy, keberadaan media dapat memberikan banyak manfaat terutama dalam hal penyebaran informasi. "Keberadaan media di era modern saat ini banyak memberikan manfaat terutama menyoal penyebaran informasi, selain itu untuk mencapai nama baik sebuah lembaga merupakan hal yang sangat penting dihadapan publik dalam menciptakan kepercayaan," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Helldy juga menjelaskan bahwa media sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. "Masyarakat sebagai penerima layanan harus dapat merasakan dan menyadari akan keberadaan pemerintah dalam berbagai bentuk dan aktivitasnya, publik dapat menilai pemerintah, dimana penilaian yang diberikan bisa positif atau negatif," jelasnya.

"Dalam konteks itu, diperlukan media sebagai bagian dari sarana interaksi antara lembaga pemerintah dengan publik. media itu bisa berupa media cetak, elektronik maupun media sosial," sambungnya.

Helldy berharap pelatihan ini dapat dimanfaatkan insan pers untuk menambah ilmu sebagai jurnalis. "Saya berharap, kegiatan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh para insan pers serta dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai dan bisa berdiskusi dengan narasumber untuk memperdalam tentang ilmu jurnalistiknya, sehingga apa yang kita harapkan bersama bisa terwujud salah satunya dalam turut serta mencerdaskan masyarakat Cilegon," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Cilegon Didin S. Maulana mengatakan kegiatan pelatihan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antara jurnalis media dengan pemerintah Kota Cilegon. "Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan keinginan kami untuk mensinergikan dan menyamakan persepsi terkait dengan informasi pembangunanan Kota Cilegon kepada masyarakat," jelasnya.

"Adapun tujuan dari pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi jurnalis media Cilegon dalam hal penulisan dan juga pengelolaan media sehingga dalam memberikan informasi kepada masyarakat itu bisa sesuai dengan kaidah kode etik jurnalistik," sambungnya.

Pada kesempatan itu, Didin juga menyinggung soal Kota Cilegon menjadi satu - satunya Kota/Kab se- Provinsi Banten yang telah memfasilitasi Uji Kompetensi untuk Wartawan. "Pemerintah Kota Cilegon akan terus berkomitmen dengan media - media, alhamdulillah kami telah mengadakan Uji Kompetensi yang anggarannya dari APBD Kota Cilegon, di Banten ini baru Kota Cilegon yang mengadakan Uji Kompetensi untuk Wartawan," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, salah satu narasumber dari Media Tempo Priatna mengatakan media bisa berpengaruh terhadap pertumbuhan pendapatan suatu kota. "Kota Cilegon ini merupakan kota yang kaya, banyak industri disini, tapi sebenernya kita bisa jadikan lebih kaya, dengan apa ? Dengan cara memanfaatkan media itu sendiri sebagai sumber pendapatan sebuah kota, misalnya kita menginformasikan tentang pariwisata itu akan meningkatan pendapatan di sektor perhotelan, juga misalnya media memberitakan investasi yang bagus di Cilegon itu juga bisa meningkatkan investasi di Cilegon," katanya.

"Jadi, kita jangan puas dengan yang sekarang, bukan ga mungkin dengan kita ikut serta menginformasikan tentang Cilegon itu bisa menaikan anggaran untuk media, dan itu akan kembali kedalam kas perusahaan media itu sendiri," sambung Priatna yang menjabat sebagai Kepala Pusat Data dan Analis Media Tempo.

Selain Priatna, Pelatihan ini menghadirkan 3 Narasumber profesional lain diantaranya Sudrajat selaku Kepala Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) serta Media Sosial Detik, Muhammad Agung Darmajaya selaku Wakil Ketua Dewan Pers dan Ratna Nuraini dari Media Kementerian Kominfo RI.

KTT G20, Mendagri Lepas Presiden Korea Selatan

By On November 16, 2022

Denpasar - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melepas kepulangan Presiden Korea Selatan Yoon Seok-yeol dan rombongan dari Bandara Internasional Ngurah Rai, untuk kembali ke negaranya seusai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Mendagri terpantau melepas Presiden dan Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee pukul 22.30 WITA, Selasa (15/11/2022).

Pelepasan ini merupakan bagian dari rangkaian tugas Mendagri sebagai pejabat penyambut dan pelepas ketua delegasi peserta KTT G20. Sebelumnya, Mendagri menyambut kedatangan Presiden Korea Selatan di Bandara Ngurah Rai pada Minggu 13 November pukul 23.30 WITA. 

Selain menyambut dan melepas Ketua Delegasi Korea Selatan, Mendagri juga mendapat tugas yang sama untuk sejumlah Kepala Negara G20 dan Kepala Lembaga Internasional yang hadir dalam gelaran tersebut. Hal itu di antaranya menyambut dan melepas Ketua Delegasi Belanda Perdana Menteri Mark Rutte, Ketua Delegasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Antonio Guterres, Ketua Delegasi Atlantic Council Presiden & CEO Frederick Kempe, dan Ketua Delegasi India Perdana Menteri Narendra Damodaras Modi. 

Mendagri dijadwalkan akan melepas Perdana Menteri Belanda dari Bandara Internasional Ngurah Rai pada Rabu 16 November 2022 pukul 17:00. Dilanjutkan pada hari yang sama, pukul 18:45, melepas Perdana Menteri India. Keesokan harinya, 17 November 2022 pukul 00.05, Mendagri akan melepas Sekjen PBB Antonio Guterres. 

Perdana Menteri India termasuk sosok yang mendapat perhatian dalam KTT G20 karena negaranya akan mendapat giliran memperoleh tongkat estafet Presidensi G20 tahun depan. Pengalaman Indonesia dalam menyelenggarakan hajatan global ini akan menjadi pelajaran bagi negara tersebut.

Dalam perjalanan penyambutan Perdana Menteri Modi ke hanggar pesawat kedatangan pada Senin (14/11/2022), Dubes India untuk Indonesia Manoj Kumar Bhakti mengungkapkan kekagumannya kepada Mendagri atas kesiapan Indonesia.

"Saya sangat terkesan dengan pelaksanaan G20 khususnya semua tempat persidangan dan akomodasi G20 oleh negara Anda. Semuanya dilaksanakan dengan kualitas tinggi (high quality)," kata Manoj Kumar, sebagaimana diceritakan oleh Mendagri.

Hal yang sama disampaikan oleh Dubes Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns. Pihaknya memuji penyelenggaraan KTT G20 di Bali yang berlangsung rapi. 

Mendagri Tito berada di Bali sejak 13 November. Dalam tugas kali ini, ia menjalani jadwal yang ketat karena harus juga menghadiri kegiatan internal Kemendagri di Bali. Dalam tugas menyambut dan melepas pemimpin delegasi G20, Mendagri harus kembali ke hotel hingga larut malam, bahkan sampai pukul 00.30 dini hari. (**Red)

Bendungan Tamblang di Bali Siap Impounding Kebutuhan Air Irigasi Seluas 588 Hektare

By On November 16, 2022

Bali - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali - Penida, Ditjen Sumber Daya Air terus memacu penyelesaian pembangunan Bendungan Tamblang di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Pembangunan bendungan telah memasuki tahap akhir dengan progres fisik hingga 6 November 2022 mencapai 89,1% atau lebih cepat dari rencana sebesar 88%. 

Bendungan yang diproyeksi memiliki kapasitas tampungan sebesar 7,6 juta m3 ini ditargetkan dapat dilakukan pengisian awal (impounding) pada akhir 2022, sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air irigasi seluas 588 hektare di Daerah Irigasi (DI) Bungkulan dan D.I Bulian.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan dan irigasi terus dilanjutkan dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan. "Kehadiran bendungan juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal," kata Menteri Basuki. 

Bendungan Tamblang memiliki potensi sebagai penyediaan air baku dengan debit 510 liter/detik, menambah cadangan listrik (PLTM) sebesar 0,54 MW, pengendalian banjir, kawasan konservasi, dan potensi pariwisata baru di Bali utara. Pembangunan bendungan ini diharapkan akan menambah jumlah tampungan air di Provinsi Bali yang terkenal dengan sejumlah destinasi  pariwisata bertaraf internasional. 

Bendungan Tamblang menjadi bendungan dengan inti aspal pertama yang dibangun di Indonesia (Asphalt Core Concrete Embankment Dam - ACCED). Teknologi ini bisa menjadi contoh untuk pembangunan bendungan di Indonesia karena lebih murah dan lebih stabil (flexible).

Bendungan Tamblang merupakan bendungan dengan tipe Zonal Inti Tegak dengan panjang 260 meter dan tinggi puncak 70 meter, dilengkapi terowongan pengelak tipe tunnel tapal kuda dengan diameter 4,50 meter panjang 3,55 meter. Sumber air bendungan berasal dari Tukad Daya dengan luas genangan 35,85 hektare. 

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo, Bendungan Tamblang mulai dikerjakan pada tahun 2018 dengan biaya sekitar Rp793 miliar. Konstruksi bendungan dikerjakan oleh kontraktor PT Pembangunan Perumahan (PP) - Adijaya (KSO) di antaranya meliputi jalan masuk, jalan inspeksi, bangunan fasilitas, bangunan pelimpah (spillway), bendungan utama (main dam),bangunan pengambil (intake), dan terowongan pengelak. (*)

Batik Sarat Makna Para Menteri Indonesia di KTT G20

By On November 12, 2022

Nusa Dua  –  Indonesia menjadi pusat perhatian dunia saat berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15-16 November di Bali. Hampir setahun rangkaian Presidensi G20 berlangsung di beberapa kota di Indonesia, dan puncaknya adalah KTT di Bali, pada 15-16 November.

Sisi yang juga menarik perhatian dari kegiatan yang juga melibatkan berbagai Kementerian tersebut adalah hal unik dan khas Nusantara yaitu busana dari kain atau wastra Indonesia yang dikenakan para Menteri Kabinet Indonesia Maju. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani, Minggu (13/11/2022) di acara Finance and Health Hackathon 2022 di Hotel Mulia, Nusa Dua tampil mengenakan atasan dari bahan Tenun Buku Sulawesi warna putih berwana emas dan bermotif rintik hujan. Dipadu celana panjang hitam yang di bagian bawah mata kakinya terselip zipper atau resleting dan dilengkapi sepatu kets warna putih. 

Sebelumnya, pada acara peluncuran Environmental, Social, and Governance (ESG) Framework and Manual di Hotel Movenpick, Jimbaran, Bali, Sabtu siang (12/11/2022), Sri Mulyani tampil mengenakan atasan berbahan Tenun Tidore, Maluku Utara bermotif Barakati dengan kombinasi warna hijau tua, abu-abu muda dan hitam berpadu celana panjang hitam. 

Menurut Leni Nurlaini, Koordinator layanan pimpinan dan logistik G20 kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), semua busana yang dikenakan Menkeu adalah simbol dari semua wastra atau kain lokal Indonesia. 

“Selama even Presidensi G20, Bu Menkeu mengenakan wastra Indonesia yang sarat makna. Kami menampilkan kain lokal sebagai bentuk kepedulian dengan pemberdayaan UMKM supaya bisa menembus pasar global. Melalui busana yang dipakai Bu Menkeu sebagai etalase berjalan tentang kain Indonesia di mata dunia,” kata Leni kepada Tim Komunikasi dan Media G20, Senin (14/11/2022).

Leni juga menjelaskan, selama pelaksanaan G20 mulai dari side event hingga acara puncaknya, tidak seluruh jajaran Kementerian Keuangan juga mengenakan busana berbahan wastra Indonesia mulai dari Batik Jawa, Tenun Sumatera, Kalimantan, Papua hingga Sulawesi. Khusus di acara puncak G20 di Bali nanti, para pegawai Kemenkeu akan mengenakan  kain lokal tenun Toraja warna putih. 

Tenun Buku Putih beraksen emas bermotif rintik hujan adalah simbol kemandirian dan harapan. Kemudian pada motif Barakati melambangkan sisi Kesultanan yang menaungi masyarakat pada semua aspek kehidupan. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan di acara Konferensi Pers Siap Sambut G20 di Media Center, Westin, Nusa Dua Bali, Sabtu (12/11/2022), juga mengenakan Batik Tulis motif Sidomukti Garuda kombinasi waran cokelat, emas, putih dan hitam.

Motif Batik Sidomukti atau biasa disebut kain Sawitan, terbuat dari Soga Alam, dan memiliki makna gabungan antara unsur burung Garuda dan unsur tumbuhan. Maknanya sangat dalam terkait sumber kehidupan. Adapun unsur Garuda dalam bahsa Jawa disebut Lar yang melambangkan kegagahan dan kewibawaan.

Adapun Menteri Kesehatan Budi Sadikin yang hadir di acara Talk show B20 Summit di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Minggu (13/11/2022) mengenakan kemeja batik lengan Panjang bermotif kombinasi motif Mega Mendung, bunga Seruni dan daun Suplir.

Motif Mega Mendung melambangkan awan pembawa hujan memiiki arti Kesuburan dan pemberi kehidupan. Motif Batik ini berkaitan dengan bangsa Tiongkok di Cirebon, Sunan Gunung Jati yang menikah dengan wanita Tionghoa betnama Ong Tie.

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pada acara B20 Summit Indonesia 2022 di Nusa Dua, Bali pada Minggu (13/11/22) mengenakan kemeja dan Udeng atau ikat kepala berbahan Endek Bali warna ungu. 

Endek merupakan kain tenun ikat khas Bali yang beberapa jenisnya memiliki keunikan dari yang sakral hingga mencerminkan nuansa alam. Dalam sejarahnya, Kain Endek mulai berkembang sejak tahun 1975, di masa pemerintahan Dalem Waturenggong di Gelgel Klungkung. Sejak tahun 1985 hingga sekarang Kain Endek berkembang pesat bahkan disukai wisatawan mancanegara.

Desa Bukit Jaya Musi Banyuasin Sumatera Selatan, Raih 10 Besar Sebagai Desa Tebaik Nasional

By On November 12, 2022

Keterangan Foto: Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumsel, Hibza Meiridha Badar, ST, SH, MCe (Tengah Pakai Jilbab) bersama Sekda Provinsi Sumsel, Ir. SA Supriono, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan S.STP, Wakil Dekan FISIP Unsri, Dr Andries Leonardo, SIP MSi dan Kadis Kominfo kabupaten kota se-Sumsel, saat menjadi pemateri di acara rapat koordinasi PPID se-Sumsel dan launching SLIP PPID Award Tahun 2023 di Hotel Alts, Veteran Palembang, Rabu (8/11/2022).


Sumatera Selatan - Setelah melewati berbagai tahapan penilaian seleksi, Desa Bukit Jaya, Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, akhirnya berhasil masuk nominasi 10 besar sebagai desa terbaik nasional dalam pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) desa pada ajang lomba Apresisai Desa tahun 2022.

Ketua Pokja Apresiasi Desa Komisi Informasi Sumsel, Hibza Meiridha Badar, ST, S.H, C.Me mengatakan, masing–masing desa yang direkomendasikan untuk mewakili Provinsi Sumatera Selatan mengikuti ajang Apresiasi Desa 2022, semuanya memiliki keunggulan, baik dari sisi pengelolaan informasi publik desa, SDM pejabat pengelola informasi dan dokumen (PPID) desa, website desa, serta fasilitas akses internet di desanya.

“Komisi Informasi Provinsi Sumsel merekomendasikan 5 desa untuk mengikuti ajang Apresiasi Desa 2022, yakni Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin Muba, Desa Surya Adi Adi Kecamatan Mesuji OKI, Desa Muara Gula Baru Kecamayan Ujan Mas Muara Enim, kemudian Desa Batumarta I Kecamatan Lubuk Raja OKU, dan terakhir Desa Sido Mulyo Kecamatan Belitang OKU Timur,” kata Hibza Meiridha yang juga Ketua Divisi Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi Komisi Informasi Provinsi Sumsel, Sabtu, (12/11/2022).

Hibza menyebutkan, posisi 10 besar nasional diputuskan melalui pleno Komisi Informasi Pusat, tanggal 11 November 2022. Hasilnya memutuskan 10 Nominasi Apresiasi Desa berdasarkan wilayah Barat, Tengah dan Timur.

Untuk wilayah Barat, terdiri dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah, diputuskan 5 (lima) desa, salah satunya Desa Bukit Jaya, Kebupaten Muba, Sumsel.

“Total ada 29 Provinsi (selain Papua, Papua Barat, Kepri, Sulut, dan DKI Jakarta) yang ikut lomba Apresisai Desa Komisi Informasi (KI) tahun 2022 ini, dengan jumlah total 89 desa yang direkomendasikan oleh Komisi Informasi Provinsi masing-masing,” terang mantan aktivis perempuan yang pernah menjabat Presidium FORHATI Kota Palembang ini.

Atas peraihan prestasi itu, jelas Hibza, Desa Bukit Jaya bakal mendapat visitasi langsung dari tim penilai Apresiasi Desa Komisi Informasi Pusat (KIP) dan Bappenas pada 17 November mendatang.

“Tim penilai dari pusat yang direncanakan melakukan kunjungan lapangan ke Desa Bukit Jaya nanti, yakni Arya Sandhiyuda (Wakil Ketua Komisi Informasi Publik), Rakadipta (Bappenas) didampingi tim penilai provinsi; Uzirwan Irwandi (Sekdis DPMD Sumsel), Amrullah Mangkunegara (Kabid Pengelola Informasi Publik Dinas Kominfo Sumsel), Hendra Bakti (Tenaga Ahli Pendamping Masyarakat – TAPM Kementerian Desa Provinsi Sumsel) dan saya sendiri (Ketua Pokja Apresiasi Desa Tingkat Sumsel),” ujarnya.

Bagi Desa Bukit Jaya, Hibza Meiridha menyampaikan selamat, atas keberhasilannya masuk nominasi 10 besar desa terbaik tingkat Nasional dalam pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) desa pada ajang lomba Apresisai Desa Komisi Informasi (KI) tahun 2022. Semoga masuk menjadi 5 besar nasional.

“Bagi desa yang belum terpilih masuk nominasi, jangan berkecil hati, masih ada tahun depan (2023). Silahkan berbenah diri, melakukan perbaikan dalam rangka peningkatan pelayanan informasi publik kepada masyarakat. Pacu semangat bahwa tahun depan desa saya harus masuk nominasi dan juara nasional,” ujarnya.

Sementara itu Pj Bupati Muba, H Apriyadi menyambut baik kabar menyenangkan ini. Ia berpesan agar perangkat Desa Bukit Jaya mampu melayani dengan informasi sebenernya atas kunjungan tim penilai.

Apriyadi juga menginginkan Desa Bukit Jaya menjadi jawara lomba setidaknya terbaik 5 nasional.

“Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya Desa Bukit Jaya, Kecamatan Sungai Lilin terpilih untuk mewakili Sumatera Selatan dalam Apresiasi Desa untuk implementasi Keterbukaan Informasi Publik tingkat Nasional. Sungguh merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami warga Muba,” ucap Apriyadi, Sabtu, (12/11/2022).

Senada Kepala Dinas Kominfo Muba, Heryandi Sinulingga, mengatakan Desa Bukit Jaya yang pernah menyabet Juara 2 Perpustakaan Nasional, kali ini masuk 10 Besar Keterbukaan Informasi Desa se Indonesia.

Dia juga memastikan tim Komisi Informasi Pusat dan Tim Provinsi Sumsel bersama Kominfo Sumsel akan melakukan visitasi ke Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin Musi Banyuasin direncakan pada tanggal 17 November.

Berikut hasil pleno penetapan 10 besar nominasi penerima Award Apresiasi Desa:

A. Wilayah Barat:

  1. Desa Sendangsari, Jogyakarta, nilai 77,50
  2. Desa Bunga Pasang Salido, Sumatera Barat, nilai 75,96
  3. Desa Ploso, Jawa Timur, nilai 75,92
  4. Desa Titian Kuala, Kalimantan Barat, nilai 75,13
  5. Desa Bukit Jaya, Sumatera Selatan, nilai 74,58

B. Wilayah Tengah:

  1. Desa Duda Timur, Bali, nilai 72,66
  2. Desa Bokong, Nusa Tenggara Timur, nilai 63,58
  3. Desa Ganra, Sulawesi Selatan, Nilai 62,85
  4. Desa Tengin Baru, Kalimantan Timur, nilai 57,22

C. Wilayah Timur

  1. Desa Maitara Tengah, Maluku Utara, nilai 63,56. [**]

Jelang Diresmikan, Menteri Basuki Tinjau Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta

By On November 12, 2022

Surakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono didampingi Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa meninjau kesiapan peresmian pembangunan Masjid Sheikh Zayed Solo, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (12/11/2022).

Masjid ini merupakan hibah Pemerintah Uni Emirat Arab kepada Pemerintah Kota Surakarta dan akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Presiden Uni Emirat Arab (UAE) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) pada Senin (14/11/2022) mendatang.

Usai meninjau seluruh ruangan maupun taman masjid yang ada di Jalan Ahmad Yani Gilingan tersebut, Menteri Basuki mengatakan bahwa kondisinya sudah siap untuk diresmikan. 



"Kondisinya sudah jauh lebih baik dari minggu lalu saat terakhir saya tinjau dan sudah siap diresmikan. Saat ini sedang dilakukan pembersihan dan pengecekan sistem pengeras suara (sound system)," kata Menteri Basuki. 

Untuk selanjutnya setelah diresmikan nanti, Menteri Basuki berpesan untuk memperhatikan aspek operasi dan pemeliharaannya sehingga masjid ini dapat terawat dengan baik. 

"Pemerintah Kota Solo agar bersinergi dan berbagi peran dengan Kementerian Agama untuk pemeliharaannya. Sangat disayangkan jika masjid sebesar dan sebagus ini tidak dirawat dengan baik," pesan Menteri Basuki. 

Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dilaksanakan pada tahun 2021-2022 dengan nilai konstruksi Rp278 miliar. Pembangunannya dilaksanakan di atas lahan seluas sekitar 26.581 m2 yang terdiri dari tiga lantai serta dilengkapi dengan lift. 

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dirancang sama dan serupa dengan Grand Mosque di Abu Dhabi, mencakup 4 menara menjulang, 1 kubah utama yang dikelilingi kubah-kubah kecil, dan ornamen bangunan Timur Tengah. Masjid ini dipersiapkan untuk dapat menampung mencapai 12.000 jemaah

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Diana Kusumastuti, Dirjen Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah Cakra Nagara, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – DI Yogyakarta Wida Nurfaida, dan  Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Maryadi Utama. (*)

Dukcapil Tegaskan Tidak Ada Denda Terlambat Urus Dokumen Kependudukan

By On November 12, 2022

Jakarta - Sebagian masyarakat mungkin khawatir jika tidak segera mengurus dokumen kependudukan setelah terjadi peristiwa penting seperti perkawinan, kelahiran, perceraian dan kematian, bakal kena denda saat mengurus ke Dukcapil. Namun, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menegaskan tidak ada denda-denda itu.

Hal ini ia sampaikan melalui akun tiktok @Zudanariffakrulloh pada Rabu (9/11/2022) menanggapi pertanyaan netizen yang masuk melalui akunnya.

"Saya sudah menikah 2 bulan dengan suami saya, belum membuat KK bersama suami. Apakah kalau saya terlambat membuat KK seperti ini akan kena denda?," ucap Zudan membacakannya.

Zudan menerangkan bahwa tidak ada kewajiban untuk seorang suami dan istri berada dalam 1 Kartu keluarga (KK). 

"Boleh pisah KK, tetapi sebaiknya saya menyarankan dalam 1 kartu keluarga. 1 KK bersama orang tua, ataupun suami dan istri membuat 1 KK boleh," tutur Zudan.

Lebih lanjut kata Zudan, jika masyarakat yang belum mengurus update KK setelah menikah lantaran berbeda kabupaten dan masih belum sempat, itu tidak menjadi masalah. 

"Tidak dikenakan denda. Dan 2 bulan itu bukan tolak ukur untuk dikenakan denda. Jadi tidak ada kata terlambat, kapan rekan-rekan sempat, segera diurus," jelas Zudan.

Namun Zudan juga berpesan, jangan sampai hal ini membuat masyarakat menunda-nunda update dokumen kependudukan setelah terjadi peristiwa penting. Karena untuk pelayanan publik, pasti dibutuhkan dokumen kependudukan yang update sesuai keadaan sebenarnya.

Direktur Pendaftaran Penduduk David Yama menambahkan, saat ini sudah banyak inovasi pelayanan di Disdukcapil yang memudahkan masyarakat.

"Banyak Disdukcapil yang menyediakan layanan online. Pemohon tidak perlu repot-repot datang ke Disdukcapil, layanan adminduk tersedia melalui aplikasi atau melalui Whatsapp. Jadi tidak ada alasan untuk menunda mengurus dokumen kependudukan," urai Yama pada Sabtu, (12/1122).

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam berbagai kesempatan juga turut berpesan kepada seluruh jajaran Dukcapil agar terus memberikan layanan yang berintegritas dan berorientasi membahagiakan masyarakat. (**Red)