initial-scale=1, minimum-scale=1, maximum-scale=1' name='viewport'/> Polda Banten Ikuti Zoom Meeting Rapat Persiapan Pengambilan Data dan Survei Program Quick Wins Presisi TW III Tahun 2023 | preessroom.co.id -->

10/16/2023

Polda Banten Ikuti Zoom Meeting Rapat Persiapan Pengambilan Data dan Survei Program Quick Wins Presisi TW III Tahun 2023



Serang - Polda Banten mengikuti kegiatan Rapat Persiapan Pengambilan Data dan Survei Program Quick Wins Presisi Triwulan III Tahun 2023 secara virtual dipimpin oleh Kadiv TIK Mabes Polri Irjen Pol Slamet Uliandi selaku Kaposko Quick Wins Presisi dilaksanakan di Ruang Video Conference (Vicon) Polda Banten pada Senin (16/10). 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid TIK Kombes Pol Dedi Ardiyanto didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Banten serta diikuti para operator Program Quick Wins Presisi.

Dalam kesempatannya Kabid TIK Kombes Pol Dedi Ardiyanto menjelaskan terkait hasil survei tingkat kepercayaan publik terhadap Polri. "Hasil survei tingkat kepercayaan publik terhadap Polri yaitu Dari total 87.679 responden yang memberikan jawaban rata-rata 98.88 % masih percaya kepada Polri," kata Dedi.

Hasil survei masyarakat pendukung yaitu Program yang paling bermanfaat, pelayanan publik merupakan pelayanan kepolisian yang paling dirasakan sedangkan hal yang perlu diperbaiki dari anggota Polri yaitu hasil survei publik menunjukkan masalah integritas anggota kepolisian merupakan peringkat pertama yang harus diperbaiki dan kinerja Kepolisian dalam pengawasan dan penyaluran Bansos.

"Dari riset dan kajian penekanan Kaposko agar memastikan anggota dilapangan betul-betul netral dan berhati-hati dalam berucap dan bergaul dari foto, tanda tangan, warna baju, tidak di upload ke media sosial dan anggota tidak memihak atau memilih Paslon partai manapun," tegas Dedi.

Terakhir Dedi menyampaikan arahan Kaposko terkait Program Quick Wins Presisi. "Petunjuk dan arahan Kaposko yaitu kegiatan untuk meningkatkan kepercayaan publik, aplikasi kegaiatan positif secara masif dan maksimal, menghindari penyimpangan dan kesalahan prosedur, serta meningkatkan pengawasan," tutup Dedi.

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Latest News

Back to Top