-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

HMI Cabang Cilegon Desak Transparansi dan Profesionalisme dalam Seleksi Direksi BPR Syariah Cilegon Mandiri

Selasa, September 16, 2025 | September 16, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-17T05:37:51Z
HMI Cabang Cilegon Desak Transparansi dan Profesionalisme dalam Seleksi Direksi BPR Syariah Cilegon Mandiri


Cilegon, preessroom.co id - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon menyoroti proses seleksi panitia seleksi (Pansel) direksi BUMD Kota Cilegon, khususnya untuk posisi Direksi di PT BPR Syariah Cilegon Mandiri (BPR SCM), yang dianggap sangat krusial dalam menentukan masa depan kinerja BUMD tersebut.


Dalam pernyataan resminya, HMI Cabang Cilegon menegaskan pentingnya integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses seleksi tersebut agar tidak hanya menjadi ajang bagi mereka yang memiliki kedekatan politis dengan pemerintah daerah, tetapi benar-benar menghasilkan pimpinan yang berkompeten, profesional, dan memiliki rekam jejak yang terbukti di bidang perbankan dan keuangan syariah.


“Kami menolak dengan tegas jika jabatan strategis seperti Direksi BPR SCM hanya diisi oleh figur titipan atau orang-orang yang tidak memiliki kompetensi di bidangnya. Ini bukan sekadar soal jabatan, tetapi soal masa depan BUMD yang selama ini belum menunjukkan performa yang optimal dan bahkan terus merugi,” tegas Ketua Umum HMI Cabang Cilegon pada Selasa, 16 September 2025.


HMI menilai, BUMD seperti BPR SCM seharusnya menjadi garda terdepan dalam mendukung kemandirian ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung pelaku UMKM dan pengembangan ekonomi syariah di Kota Cilegon. Namun, jika pengelolaannya tidak dilakukan oleh SDM yang ahli dan berpengalaman, maka BUMD hanya akan menjadi beban keuangan daerah.


“Oleh karena itu, kami mendesak agar pansel benar-benar bekerja secara profesional dan objektif, dengan melibatkan unsur akademisi, profesional independen, dan tokoh masyarakat yang kredibel dalam proses seleksi. Jangan biarkan proses ini hanya menjadi formalitas belaka,” tambahnya.


HMI juga membuka ruang diskusi dan akan terus mengawal proses seleksi ini, termasuk memantau latar belakang para calon yang akan mengikuti tahapan seleksi. Jika ditemukan indikasi penyimpangan, HMI siap mengambil langkah lebih lanjut, termasuk melayangkan surat terbuka kepada DPRD dan menggelar aksi di depan kantor pemerintah kota.


“Ini tentang keberpihakan pada kemajuan daerah dan kepentingan publik. Sudah saatnya Kota Cilegon dikelola oleh Orang-orang yang tepat di posisi yang tepat,” tutupnya. (Mdrs)

×
Berita Terbaru Update