-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Internet Lambat di Kelurahan Deringo: Janji 50 Mbps Tak Terealisasi, Warga Geram

5/23/2024 | 5/23/2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-05-25T00:57:49Z

 



Cilegon - Kualitas internet di Kelurahan Deringo, Kota Cilegon, menuai sorotan tajam setelah warga mengeluhkan kecepatan jaringan yang jauh dari yang dijanjikan. Menurut keterangan dari Kasubid Pemerintahan Bidang Ekonomi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Cilegon, Supriyatna, pemasangan internet di setiap kelurahan harus memiliki kecepatan unduh dan unggah sebesar 50 Mbps per titiknya.

Namun, realitas di lapangan berbeda. Seorang warga Kelurahan Deringo yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap kualitas internet yang disediakan pemerintah.



"Ini benar-benar mengecewakan. Kecepatan internet sangat lambat, tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Kami butuh koneksi stabil untuk berbagai keperluan, termasuk bekerja dan belajar dari rumah," ujarnya.

Ketika dimintai keterangan, Lurah Deringo, Ubay Uswaidi, mengaku tidak mengetahui secara teknis pemasangan internet tersebut. "Pemasangan dilakukan oleh PT. Awinet Global Mandiri, bukan oleh pihak kelurahan. Kami hanya menerima hasilnya," jelas Ubay.

Ubay menambahkan bahwa saat ini di Kelurahan Deringo telah dipasang sepuluh titik internet. Namun, ketika ditanya mengenai lokasi spesifik dari sepuluh titik yang sudah terpasang, Ubay mengaku belum mengetahui detailnya.

"Nanti saya sampaikan lokasi jelasnya pada hari Senin mendatang," katanya.

Ketidak cocokan dan kenyataan ini menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan warga. Mereka mendesak agar pemerintah segera bertindak untuk memperbaiki kualitas layanan internet. "Kami butuh tindakan nyata, bukan sekadar janji manis. Sudah saatnya pemerintah serius dalam menangani masalah ini," tegas seorang warga.

Masalah ini menambah daftar panjang keluhan warga terhadap kualitas layanan publik di Kota Cilegon. Apakah janji peningkatan kualitas internet ini akan benar-benar terealisasi? 

Warga menanti langkah konkret dari pemerintah dan pihak terkait. Desakan agar masalah ini segera diatasi semakin menguat, dengan harapan bahwa pemerintah tidak hanya sekadar memberikan janji tanpa realisasi yang nyata. (LD)

×
Berita Terbaru Update