-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tetap Sehat Saat Mudik dan Hari Raya, Dinkes Cilegon Himbau Masyarakat Jaga Pola Makan

4/05/2024 | 4/05/2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-04-11T02:10:12Z


Cilegon – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga pola makan dengan menghindari makanan yang berpotensi menimbulkan penyakit, terutama bagi penderita hipertensi, gula darah tinggi dan kolesterol. Hal itu dilakukan agar tubuh tetap sehat dan bugar saat melakukan perjalanan mudik maupun saat merayakan hari Lebaran.  

“Ditengah situasi musim Mudik dan menjelang Lebaran 2024 ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengatur pola makan yang sehat,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kota Cilegon Febri Naldo Jumat 5 April 2024.

Menurut Febri, ada beberapa hal yang perlu dilakukan masyarakat saat mudik dan lebaran diantaranya tetap rutin berolahraga minimal 15-30 menit sehari, istirahat minimal 8 jam sehari, menjaga pola makan dengan memperbanyak asupan makanan sayur dan vitamin. “Bagi masyarakat yang menderita penyakit hipertensi perlu mengatur makanan yang mengandung garam atau asin, bagi penderita gula darah tinggi maka sebaiknya menghindari makanan yang mengandung glukosa tinggi dan bagi penderita kolesterol harus menghindari makanan berlemak,” tuturnya.

Dalam hal ini, Febri berharap agar masyarakat dapat menjalani proses mudik dan hari raya iedul fitri dengan lancar dan penuh keberkahan. “Pada momen mudik dan Lebaran ini, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan keberkahan,” ungkapnya.

Senada disampaikan, Kepala Dinkes Kota Cilegon Ratih Purnamasari yang menjaskan bahwa bagi masyarakat yang hendak menempuh perjalanan jauh, harus memiliki waktu untuk istirahat yang cukup, baik sebelum maupun saat melakukan perjalanan agar kondisi tubuh tetap terjaga. “Bila lelah di jalan atau mengalami ngantuk, maka harus tidur. Jangan dipaksa menempuh perjalanan. Itu justru membahayakan bukan hanya bagi pengendara, tapi juga keluarga yang ikut,” jelasnya. (*)

×
Berita Terbaru Update