Serang- Polda Banten bergerak cepat dengan merespon
keresahan masyarakat pesisir pantai yang terjadi dengan adanya informasi
aktifitas gunung anak krakatau (10/04).
Kapolda Banten Irjen Pol Drs Agung Sabar Santoso, SH, MH pada Sabtu
pukul 00.30 wib (11/04) memerintahkan seluruh polres yang memiliki pantai untuk
cek pantauan air laut dan didapat laporan bahwa seluruh jajaran polres
melaporkan bahwa kondisi air laut dalam keadaan normal.
Hasil ini diperkuat dengan adanya koordinasi Kapolres Pandeglang
AKBP Sofwan Hermanto,S.IK, MH, M.IK dengan BPBD Pandeglang bahwa dentuman
semalam relatif aman dibandingkan tahun 2018.
Dengan adanya aktivitas gunung anak krakatau ini pihak Polres
Pandeglang menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan kembali kerumah
sambil tetap waspada serta tidak terpengaruh dengan berita yang tidak benar
(hoax).
Sementara hasil dari pos pantau anak gunung yang ada di pasauran
kecamatan cinangka oleh personel Polsek Cinangka Polres cilegon mendapat
penjelasan bahwa gunung anak krakatau pada level II (Waspada) serta
rekomendasi agar masyarakat/wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 2 km
dan di pos PGA anak krakatau tidak terdengar suara dentuman.
Personil Brimob dan Sabhara Polda Banten juga terlihat
melaksanakan apel kesiapan personel dan perlengkapan untuk
antisipasi bencana.
Ditempat terpisah Kabid Humas Polda Banten, mengimbau pada
masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang serta selalu waspada bila sewaktu
- waktu ada perubahan level pada gunung api anak krakatau.
Masyarakat dihimbau juga untuk tetap berkomunikasi dengan aparat
desa serta Muspika setempat dan teliti dengan berita yang tidak benar terkait
letusan gunung anak krakatau (hoax).
Kita Terus Melihat Perkembangan dan selalu berkordinasi dengan
BPBD baik Provinsi Banten maupun Kabupaten. (Red).
