Serang - Jembatan Garuda di Kampung Garung RT 04/05 Desa Sindangmandi Kecamatan Anyar Kabupaten Serang resmi dibuka untuk umum. Peresmian Jembatan Garuda tersebut dilakukan oleh Kodim 0623/Cilegon sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan perekonomian warga.
Jembatan Garuda merupakan program strategis TNI yang diinisiasi bersama pemerintah untuk membangun ratusan jembatan perintis, gantung, hingga beton di seluruh Indonesia guna memulihkan infrastruktur, memperkuat konektivitas desa, dan memperlancar mobilitas warga, program tersebut difokuskan pada daerah yang terisolasi atau terdampak bencana.
Peresmian jembatan Garuda dilakukan langsung oleh Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf. Imam Buchori, S.H., M.I.P melalui kegiatan TMMD ke-128, acara tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Kapolsek Anyer Iptu Tb. Zuaeni, Danramil Anyer Jarot Purnomo, Camat Anyer H. Imron Ruhyadi, S.STP., M.Si beserta staf, Ketua Adepsi Kec Anyer, Kepala Puskesmas Anyer para guru besera murid, ketua RW, RT Garung Cigarubuk Ujung, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang menyambut antusias.
Camat Anyer H. Imron Ruhyadi, S.STP., M.Si dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih atas kehadirannya Dandim Cilegon beserta jajarannya untuk peresmian jembatan Garuda yang ada di di Kampung Garung desa Sindangmadi Kecamatan Anyer.
"Atas nama masyarakat dan mewakili pimpinan, mengucapkan terimakasih sebesar besarnya, sudah mewujudkan keinginan masyarakat untuk memiliki akses jembatan ini," ungkapnya.
"Dulu ketika hujan datang dengan curah hujan tinggi jembatan masyarakat dari bambu hanyut terbawa arus air hingga menyulitkan masyarakat yang hendak beraktifitas," jelasnya.
"Kami juga berharap kepada masyarakat agar dapat merawat dan memelihara jembatan ini," tegas Camat Anyer.
"Mudah mudahan dengan adanya akses jembatan ini perekonomian masyarakat bisa meningkat, mempermudah masyarakat membawa hasil pertaniannya," harapnya.
"Semoga bisa lebih bermanfaat adanya jembatan ini, juga adanya peran aktif dari pemerintah desa dan masyarakat guna ikut memelihara sarana ini," tandasnya.
Sementara itu, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf. Imam Buchori, S.H., M.I.P mengungkapkan apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari program pembangunan 200 Jembatan Garuda di seluruh Indonesia yang digagas Presiden melalui Kementerian Pertahanan bersama TNI Angkatan Darat. "Kegiatan ini untuk membuka akses sekaligus meningkatkan konektivitas wilayah khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan infrastruktur penghubung.
"Sebelumnya kita sudah melakukan pembangunan jembatan Garuda ini diawali peletakan batu pertama pada 1 April 2026 lalu hingga kini kita resmikan," ucapnya.
"Peresmian jembatan ini merupakan bukti kesungguhan para prajurit dan seluruh petugas di lapangan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan akses penghubung. Bagi masyarakat di daerah yang membutuhkan, jembatan seperti ini menjadi akses mengangkut hasil pertanian, berangkat sekolah dan lainnya," jelasnya.
"Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi bentuk kehadiran Negara di tengah masyarakat," tegasnya.
"Pemerintah harus hadir sampai ke desa-desa dan daerah terpencil agar masyarakat tidak mengalami kesulitan hanya karena keterbatasan akses," tandasnya.

