Serang – Polda Banten kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berdasarkan pembaruan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banten per Rabu, 7 Januari 2026.
BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Banten umumnya berawan hingga hujan dengan intensitas ringan sampai sedang. Namun, terdapat potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Plt. Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi menjelaskan bahwa pada pagi hari, cuaca diprakirakan berawan, dengan potensi hujan sedang di wilayah Pulomerak dan Puloampel, serta hujan ringan di Anyer, Kasemen, Tanara, Mekarbaru, Mauk, Teluknaga, Tangerang, Serpong, dan Ciputat.
“Pada siang hari, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di wilayah Jawilan, Rangkasbitung, Cibeber, Tigaraksa, Serpong, dan Munjul,” jelas Meryadi.
Lebih lanjut, pada malam hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Cilegon, Bojonegara, Pontang, Mekarbaru, Mauk, dan Teluknaga. Sementara pada dini hari, hujan ringan berpotensi terjadi di Pulomerak, Puloampel, Cinangka, Labuan, Mandalawangi, Panimbang, Sumur, Munjul, Gunungkencana, dan Bayah.
“Suhu udara berada pada kisaran 23 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan 5 hingga 35 kilometer per jam,” tambahnya.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur dan Utara, Kabupaten Pandeglang bagian Timur, Kota Cilegon, Kabupaten Serang bagian Utara dan Timur, Kabupaten Tangerang bagian Selatan, serta Kota Tangerang Selatan.
Selain itu, masyarakat pesisir diimbau untuk mewaspadai potensi gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di wilayah Selat Sunda Barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polda Banten mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang. Masyarakat juga diingatkan agar tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir serta memastikan keamanan instalasi listrik di lingkungan masing-masing.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Polda Banten memastikan layanan Call Center 110 tetap siaga 24 jam sebagai sarana pengaduan cepat masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam maupun situasi darurat lainnya.
“Polda Banten berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti secara profesional dan terkoordinasi,” tutup Meryadi.
