Serang
- Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib
berlalu lintas, Polda Banten melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas)
melakukan Sosialisasi Operasi Patuh Maung 2025, lewat Talkshow siaran Radio
Republik Indonesia (RRI) 94,9 FM pada Jum'at (18/07).
Hadir
sebagai narasumber talkshow Kasubditgakkum Ditlantas Polda Banten AKBP Himawan
Aji Angga dan dipandu oleh penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) 94,9 FM Mba
Ilma.
Operasi
Patuh Maung 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 14
Juli hingga 27 Juli 2025. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin
masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran serta kecelakaan
lalu lintas, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran
lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Dalam
siaran tersebut, Kasubditgakkum Ditlantas Polda Banten menyampaikan bahwa
keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama, dan Polri harus
mampu beradaptasi terhadap perubahan zaman, terutama dengan hadirnya teknologi
kendaraan modern. "Permasalahan lalu lintas berkembang sangat cepat
seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, kendaraan bermotor, serta kemajuan
teknologi seperti kendaraan listrik dan autopilot. Oleh karena itu, Polri,
khususnya Polantas, harus siap dan adaptif dalam menghadapi dinamika ini serta
mampu mengantisipasi dampaknya,” ujar Kasubditgakkum Ditlantas Polda Banten.
Adapun
sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Maung 2025 meliputi:
1.
Pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel saat berkendara
2.
Pengemudi di bawah umur
3.
Pengendara roda dua yang berboncengan lebih dari satu orang
4.
Pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm SNI
5.
Pengemudi kendaraan roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman
6.
Pengemudi dalam pengaruh alkohol
7.
Pengemudi yang melawan arus
8.
Pengemudi yang melebihi batas kecepatan
Selanjutnya,
AKBP Himawan Aji Angga menekankan apa
saja yang harus dilakukan dalam Operasi Patuh Maung ini. "Saya ingin
memberikan beberapa penekanan penting untuk dilaksanakan di antaranya yang pertama
lakukan deteksi dini, lidik dan pemetaan terhadap lokasi rawan macet
pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, kedua berikan himbauan secara masif
melalui media cetak elektronik leaflet dan spanduk tentang tertib berlalu
lintas, ketiga laksanakan edukasi melalui tatap muka dengan komunitas roda dua
maupun roda empat untuk membangun kesadaran dan juga sekaligus melakukan
pendataan, keempat lakukan penindakan secara simpatik namun tetap humanis dan
tidak Arogan, kelima hindari tindakan pungutan liar dan laksanakan tugas dengan
jujur profesional tanpa menimbulkan komplain di masyarakat, keenam hindari
tindakan yang kontra produktif yang tentunya dapat merusak Citra Polri, ketujuh
laksanakan pengawasan dan pengendalian secara ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan
wewenang oleh anggota kita di lapangan," ujar AKBP Himawan Aji Angga.
Diakhir
AKBP Himawan Aji Angga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang
mendukung terlaksananya kegiatan apel ini. "Saya ucapkan terima kasih
kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam apel gelar pasukan ini.
Kepada seluruh personel yang terlibat, saya berpesan agar senantiasa berdoa
sebelum bertugas, melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas, serta
mengutamakan keselamatan dan keamanan sesuai dengan prosedur yang
berlaku," pungkas AKBP Himawan Aji Angga.