close

*

Kota Ternate Terpilih sebagai Tuan Rumah pada CSS XXIII AKKOPSI 2025 -->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kota Ternate Terpilih sebagai Tuan Rumah pada CSS XXIII AKKOPSI 2025

Tuesday, May 07, 2024 | May 07, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-05-13T06:14:13Z


Cilegon – Perhelatan City Sanitation Summit (CSS) XXII AKKOPSI (Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi) tahun 2024, yang berlangsung di Ballroom The Royale Krakatau Hotel, Kota Cilegon, Provinsi Banten, dari tanggal 6 hingga 8 Mei 2024, telah sukses ditutup oleh Ketua Umum AKKOPSI dan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Acara ini ditandai dengan seremoni penyerahan pataka secara simbolis dari Kota Cilegon sebagai tuan rumah CSS ke-XXII kepada pemerintah Kota Ternate, yang akan menjadi tuan rumah untuk CSS XXIII AKKOPSI tahun 2025 mendatang. Acara penutupan berlangsung pada Selasa, 7 Mei 2024. 

Ibnu Sina dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Wali Kota Cilegon dan Sekretaris Umum AKKOPSI, Helldy Agustian, atas kesuksesan penyelenggaraan CSS XXII AKKOPSI tahun 2024. "Kami sangat berterima kasih kepada Wali Kota Cilegon yang sekaligus Sekretaris Umum AKKOPSI, pak Helldy Agustian, serta semua pihak yang telah berperan serta dalam menyelenggarakan CSS XXII AKKOPSI tahun 2024 di Kota Cilegon. Acara ini telah memberikan banyak pengalaman berharga bagi semua anggota AKKOPSI, dan kami berharap dapat bertemu kembali di Kota Ternate. Semoga Kota Ternate dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut isu-isu sanitasi yang menjadi perhatian utama," ungkap Ibnu Sina.

Ibnu Sina juga menyoroti pentingnya memperhatikan wilayah Indonesia Timur melalui pemilihan Kota Ternate sebagai tuan rumah CSS XXIII AKKOPSI tahun 2025 mendatang. "Perubahan tidak hanya harus terjadi di Pulau Jawa, tetapi juga di wilayah-wilayah lain seperti Sulawesi, Maluku, dan Papua. Melalui acara ini, kami berharap dapat lebih merangkul masyarakat Indonesia dalam menjaga sanitasi yang aman dan layak," jelasnya. 

Beliau menegaskan komitmen untuk mendorong sanitasi berbasis masyarakat sebagai solusi efektif dalam mengatasi tantangan sanitasi yang berbeda di setiap wilayah. "Kami berkomitmen untuk mengkampanyekan perilaku hidup bersih, dimulai dari tingkat keluarga. Dan kami percaya bahwa perubahan perilaku ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan," tambahnya. (ADV)

×
Berita Terbaru Update