Serang – Polsek Pamarayan Polres Serang menggelar kegiatan Program Kapolda Banten Polisi Peduli Pendidikan (POLDIK), dalam pelaksanaan kegiatannya Kapolsek melaksanakan pembinaan kepada siswa SMPN 1 yang berjumlah 300 orangdan SMPN 2 350 orang yang ada di Kecamatan Bandung pada Selasa, (29/09).
Kegiatan yang berlangsung di SMPN 1 dan SMPN 2 yang ada di Kecamatan Bandung, tersebut dipimpin oleh Kapolsek Pamarayan AKP Yusup Ependi.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Sekolah SMPN 1 Kec. Bandung, Kepala Sekolah SMPN 2 Kec. Bandung, Dewan guru SMPN 1 dan 2 Bandung, Siswa Siswi Smpn 1 dan 2 Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Yusup Ependi bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan sejumlah pesan kepada para siswa terkait pentingnya pendidikan, kedisiplinan, pembentukan karakter, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.
"Kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala Sekolah yang sudah memberikan kesempatan kami dari Polsek Pamarayan atas waktu dan tempatnya guna menyampaikan imbauan kepada siswa dan siswi," ungkapnya.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polsek Pamarayan Polres Serang berupaya membangun kedekatan dengan kalangan pelajar sekaligus memberikan motivasi agar para siswa dapat memanfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya untuk belajar, mengembangkan potensi, serta meraih prestasi.
"Kami menghimbau kepada para siswa dan siswi agar tidak terlibat atau ikut aksi tauran dan narkoba karena dapat merugikan diri sendiri, orang lain dan keluarga yang dapat menghancurkan massa depan," tegas Kapolsek.
AKP Yusup Ependi mengajak seluruh siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Pamarayan untuk meningkatkan kedisiplinan, menaati tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga sikap dalam pergaulan sehari-hari.
“Gunakan masa sekolah untuk belajar dan mengembangkan diri, para siswa mengisi kegiatan kegiatan positif di sekolah maupun diluar sekolah," harapnya.
Lanjut Kapolsek Pamarayan AKP Yusup Ependi menambahkan, para siswa juga diingatkan agar menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, termasuk kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perundungan atau bullying, serta tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.
"Kami mengajak para pelajar untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Para siswa diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar serta tidak menggunakan media sosial untuk menyebarkan konten yang dapat menimbulkan permasalahan," tambahnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kehadiran Polri di lingkungan pendidikan dalam rangka membangun komunikasi dan sinergitas dengan pihak sekolah. Polsek Pamarayan Polres Serang berharap hubungan yang baik antara kepolisian, guru, dan pelajar dapat terus terjalin dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif.
"Melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan, Polsek Pamarayan Polres Serang berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik," tutup Kapolsek Pamarayan.


