-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

KPSTI Provinsi Banten Ikuti Seminar Nasional Pencak Silat Tradisi, Ajak Jaga dan Kembangkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya

Senin, Agustus 31, 2026 | Agustus 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-02T03:13:49Z
KPSTI Provinsi Banten Ikuti Seminar Nasional Pencak Silat Tradisi, Ajak Jaga dan Kembangkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya


Cilegon - Pencak silat tak hanya menjadi seni bela diri, nanun juga menjadi bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, filosofi dan karakter bangsa, hal tersebutlah yang menjadi pembahasan dalam seminar nasional pencak silat tradisi dengan mengusung tema" Merawat Warisan, Menguatkan Identitas, Membangun Peradaban" acara tersebut bertempat di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta Timur pada Minggu (30/8/2026).


Sejumlah praktisi, budayawan, akademisi, serta pegiat pencak silat seperti Pengurus KPSTI Provinsi Banten yang mengikuti kegiatan seminar nasional pencak silat tradisi, kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperkuat keberadaan pencak silat tradisi, agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda ditengah perkembangan zaman.


Pencak silat tradisi tidak hanya mengajarkan teknik bela diri saja, akan tetapi juga mengandung nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, ketangguhan, serta filosofi kehidupan.



Melalui seminar ini para peserta diajak untuk menjaga dan mengembangkan pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus memperkuat identitas masyarakat dan jati diri bangsa, kegiatan seminar diharapkan dapat berkelanjutan terutama dengan melibatkan generasi muda seperti lembaga pendidikan, komunitas, serta para pelestari budaya


Dengan demikian pencak silat tradisi tidak hanya bertahan sebagai warisan masa lalu, tetapi mampu berkembang menjadi bagian dari pembangunan karakter dan peradaban dimasa depan.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam merawat warisan budaya, memperkuat identitas dan mewariskan nilai-nilai luhur pencak silat kepada generasi penerus bangsa," ujar H.Endin Oktaviana Ketua KPSTI Provinsi Banten.


"Dengan adanya seminar nasional ini saya ingin terus merawat dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa, pencak silat bukan hanya tentang bela diri, tetapi di dalamnya terdapat nilai-nilai luhur, disiplin, etika, persaudaraan, dan jati diri bangsa.


Ketua KPSTI Provinsi Banten juga mengatakan, melalui kegiatan seperti ini, generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan mau meneruskan tradisi pencak silat, karena kalau bukan kita yang menjaga dan melestarikannya, siapa lagi.


"Harapannya pencak silat khususnya di Banten agar dapat terus berkembang, semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional, tanpa kehilangan akar tradisinya," pungkasnya.


KPSTI (Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia) diketahui dibawah naungan Kementerian Kebudayaan RI, Prof.Dr, H.Fadli Zon, dan dihadiri oleh Menteri Dikdasmen, Prof,Dr. Abdul Mu'ti. Med, Ketua Umum PB.IPSI, Sugiono, dan Ketua Umum KPSTI, H.Mahfudz Abdurrohman.

×
Berita Terbaru Update