Pandeglang - Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045, Polda Banten menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 bertempat di Kampung Bantarwangi, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang pada Sabtu (16/05).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Kasiops Kasrem 064/Maulana Yusuf Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, Ketua Umum Pengurus Besar Mathlaul Anwar K.H. Embay Mulya Syarif, Kadis Pertanian Provinsi Banten Dr. Nasir, Pejabat Utama Polda Banten, serta Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Kelompok Tani.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa kegiatan Panen Raya tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri, khususnya Polda Banten, dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.
"Sebagaimana yang kita ketahui bersama, pelaksanaan Panen Raya di wilayah hukum Polda Banten hari ini tersebar di beberapa Polres Jajaran dengan total luas lahan mencapai 8,5 hektare dan estimasi hasil panen sebesar 29,5 ton jagung. adapun lahan terpusat kegiatan Panen Raya Polda Banten dilaksanakan di Kampung Bantar Wangi, Desa Paniis, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, dengan luas lahan sebesar 2 hektare," ujarnya.
Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa Ketahanan Pangan merupakan salah satu pilar utama stabilitas Nasional.
"Oleh karena itu, Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor bersama Pemerintah Daerah, Dinas Pertanian, Kelompok Tani, dan seluruh Stakeholder terkait," jelasnya.
Pada kegiatan tersebut, Polda Banten juga menyerahkan bantuan sosial dan bantuan benih kepada Masyarakat serta Kelompok Tani sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap keberlangsungan sektor Pertanian.
Diakhir, Kapolda Banten berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
"Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat semangat gotong royong, dan menjaga stabilitas kamtibmas guna mendukung ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045," tutupnya.

