Cilegon – Dalam rangka menjaga ketersediaan bahan pangan dan menekan inflasi daerah, Satgas Pangan Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar Kranggot Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah titik wilayah setempat setiap hari.
Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah dan memastikan harga bapokting tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) serta stok tersedia. Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, yang ada di Pasar Kranggot Kota Cilegon dan ritel modern pada Jumat pagi, (03/04/2026).
Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Yoga Tama S.Tr.K., S.I.K., M.Sc menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bapokting tetap aman di pasar tradisional dan ritel modern.
“Kami melaksanakan pemantauan ini guna memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok bahan pokok penting (Bapokting) selalu aman yang dilakukan setiap hari,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan di (Toko Asep, pemilik penanggung jawab : Sdr. Zaenal, di Pasar Kranggot Kota Cilegon.
1. Nama Produsen/ Distributor/ Toko Besar/ Pedagang Pengececer/ Ritek Modern TOKO asep.
2. Nama Pemilik/ Penanggung Jawab Sdr. Zaenal
3. Nomor HP -
4. Alamat jl. pasar kranggot kota cilegon
5. Jenis Usaha ( Pedagang ecer )
6. Nomor Izin usaha ( - )
1. Minyak kita
- Harga jual di lapangan Rp. 15.700/ Kg.
2. Telor ayam
- Harga jual di lapangan Rp.31.000,-
"Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan stok bapokting di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya," terang Kasat Reskrim Polres Cilegon.
“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” tutupnya.
