Cilegon - Karang Taruna Kota Cilegon menggelar audiensi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker Kota Cilegon) dalam pertemuan tersebut membahas penyerapan tenaga kerja lokal yang dinilai masih belum optimal di kawasan industri Kota Cilegon.
Audiensi yang digelar di Aula kantor Disnaker Kota Cilegon tersebut dihadiri oleh pengurus Karang Taruna, perwakilan industri, pihak Polres Cilegon dan perwakilan Disnaker Kota Cilegon pada Kamis, (22/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Karang Taruna Kota Cilegon menyoroti masih tingginya angka pengangguran di Kota Cilegon sementara banyak perusahaan justru merekrut tenaga kerja dari luar daerah.
“Kami berharap ada keberpihakan yang jelas terhadap tenaga kerja lokal, mulai dari proses rekrutmen yang transparan sampai pengawasan terhadap perusahaan," ujar Edi Firmansyah Ketua Karang Taruna Kota Cilegon kepada media.
"Kami pengurus Karang Taruna Kota Cilegon mewakili aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, yang berharap mendapat prioritas dalam kesempatan kerja di Perusahaan-perusahaan yang beroperasi diwilayah Kota Cilegon," tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Cilegon menyatakan komitmennya untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan sinergi dengan perusahaan, agar regulasi terkait tenaga kerja lokal dapat dijalankan secara optimal.
“Kami akan mendorong perusahaan agar memprioritaskan warga Cilegon, tentu dengan tetap memperhatikan kompetensi dan kebutuhan industri," tutup Panca Kadisnaker Kota Cilegon.
Diketahui Karang Taruna Kota Cilegon berharap audiensi tersebut menjadi langkah awal lahirnya kebijakan yang lebih berpihak kepada tenaga kerja lokal, sehingga dapat menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cilegon.
