Serang – Menyikapi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Polda Banten mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dan cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Banten pada Minggu (11/01/2026).
Berdasarkan informasi BMKG, cuaca di wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya pada pagi hari diprakirakan berawan, dengan potensi hujan ringan di wilayah Cilegon, Kramatwatu, Kota Serang, Kragilan, Tanara, Rangkasbitung, Curugbitung, Pandeglang, Mekarbaru, Pakuhaji, Pasar Kemis, Balaraja, Curug, Pagedangan, Tigaraksa, Tangerang, Ciputat, dan Serpong.
Memasuki siang hari, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di wilayah Banjar, Munjul, Cikeusik, Gunung Kencana, Leuwidamar, Bojongmanik, Cibeber, Rangkasbitung, Wanasalam, Cikande, Balaraja, Tigaraksa, Curug, Pagedangan, Tangerang, Serpong, dan Ciputat.
Pada malam hari, cuaca umumnya berawan, dengan potensi hujan ringan di wilayah Panimbang, Sumur, dan Cikeusik. Sementara itu, pada dini hari, cuaca diprakirakan berawan dengan hujan ringan di wilayah Sumur, Tanara, Cikeusik, Labuan, Carita, Anyer, Malingping, Panggarangan, Cibeber, Gunung Kencana, Mekarbaru, dan Pakuhaji.
Untuk kondisi udara, BMKG mencatat suhu udara berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 60 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat dengan kecepatan 5 hingga 45 kilometer per jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sebagian besar wilayah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang bagian Barat, Kabupaten Serang bagian Timur, Kabupaten Tangerang bagian Tengah dan Selatan, Kota Tangerang, serta Kota Tangerang Selatan.
Selain itu, terdapat peringatan potensi angin kencang di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Selatan, Kabupaten Lebak bagian Selatan, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang bagian Utara dan Barat, Kota Serang, serta Kota Cilegon.
BMKG juga mengingatkan
potensi tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter (sedang) di Perairan Utara Tangerang, Selat Sunda bagian Utara, Selat Sunda Barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.
Menyikapi kondisi tersebut, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang.
“Masyarakat diingatkan untuk tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir, memastikan keamanan instalasi listrik, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG. Pengendara kendaraan bermotor diminta untuk mengutamakan keselamatan, menyesuaikan kecepatan, dan menepi di tempat aman apabila hujan lebat disertai jarak pandang terbatas. Sebagai langkah kesiapsiagaan, Polda Banten memastikan layanan Call Center 110 tetap siaga untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam maupun situasi darurat,” pungkas Kabidhumas Polda Banten.
