-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Anggota Polsek KSKP Banten Cek dan Monitoring Pertumbuhan Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, November 09, 2025 | November 09, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-09T12:59:10Z
Anggota Polsek KSKP Banten Cek dan Monitoring Pertumbuhan Jagung Dukung Ketahanan Pangan


Cilegon - Polsek KSKP Banten Polres Cilegon Polda Banten berkolaborasi dengan Polsek Mancak melaksanakan pengecekan lahan pertanian pertumbuhan tanaman jagung pada Minggu, (09/11).


Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga Melalui Kapolsek KSKP Banten Polres Cilegon AKP Fredo Leonard mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan monitoring pembukaan dan pengecekan perumbuhan tanaman jagung di lahan kelompok tani yang ada di Kp. Kupak Ds. Waringin Kec. Mancak. 


"Pengecekan lahan tersebut kurang lebih 10 Ha, yang akan dikelola oleh kelompok Tani, Petani Muda 5 untuk penanaman jagung di di periode kuartal III Tahun 2025," katanya.


"Kegiatan pengecekan lahan tersebut bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memastikan kesiapan lahan dan pertumbuhan tanaman jagung serta memberikan pendampingan kepada kelompok Tani Ds. Waringin yaitu Petani Muda 5 agar mencapai hasil panen yang maksimal.selain itu juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan kelompok Tani dan masyarakat di wilayahnya," jelas Kapolsek. 


"Pelaksanaan kegiatan ini merupakan dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, penamaan jagung memiliki peran penting dalam Mmendukung Ketahanan Pangan Nasional," terang Kapolsek KSKP Banten 


"Kegiatan ini juga guna meningkatkan kesejahteraan para petani, dengan mendampingi kelompok tani dalam penamaan jagung ini dapat meningkatkan produksi jagung nasional, mengurangi ketergantungan impor, dan mencapai swasembada pangan," harapnya.


"Kami sangat mendukung program ini, karena selain dapat meningkatkan ketahanan pangan, juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan sekitar sebagai sumber ketahanan pangan," pungkas Leonardo.

×
Berita Terbaru Update