Cilegon - Kegiatan menanam pohon Mangrove dapat dijadikan momentum strategis dalam upaya mengantisipasi dampak perubahan iklim global dengan meningkatnya gas karbon dioksida dan gas lainnya di atmosfer dapat menyebabkan terjadinya perubahan pada iklim dan menimbulkan kerugian yang berdampak negatif dalam semua sektor termasuk ekonomi.
Dalam kegiatan puncak penanaman pohon mangrove secara serentak tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Cilegon, Nanang Sekmat Citangkil, Furkon Lurah Warnasari, Danramil Ciwandan, Waka Polsek Ciwandan, Anak-anak Pramuka, tokoh masyarakat Citangkil dan Seluruh Nelayan Pangkalan Tanjung Peni.
Dalam sambutannya Danramil Ciwandan Mayor inf Rusdianto menyampaikan, hari ini adalah puncak penanaman Pohon mangrove Nasional secara serentak diseluruh wilayah Indonesia yang dilakukan oleh jajaran TNI kita dalam rangka menghijaukan dan melestarikan Pesisir pantai Indonesia, yang salah satunya di wilayah Kota Cilegon yaitu di pesisir pantai Pangkalan Tanjung Peni.
"Dengan adanya penanaman 500 pohon mangrove di pesisir pantai Pangkalan Tanjung Peni ini mudah mudahan 5 tahun mendatang, Pesisir pantai ini menjadi rimbun dan tentunya bermanfaat bagi kita khususnya para nelayan Pangkalan Tanjung Peni," ungkapnya.
Sementara itu ditempat yang sama Lurah Warnasari Furkon SE mengatakan, kami pihak Pemerintah Kelurahan Warnasari sangat mengapresiasi TNI, yang sudah peduli terhadap lingkungan pesisir pantai Pangkalan Tanjung Peni, dimana hari ini melakukan penanaman 500 pohon mangrove Nasional yang diikuti secara serentak diseluruh wilayah Indonesia.
"Dengan ditanamnya 500 pohon mangrove di pesisir pantai Pangkalan Tanjung Peni ini mudah mudahan bermanfaat," ungkap Furkon.
