Cilegon - Pokmas bersama tim pendamping program Sarana dan Prasana Lingkungan Rukun Warga Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel) Link. Kubang Sepat, Kecamatan Citangkil melakukan pengecekan hasil realisasi pembangunan yang sudah diselenggarakan.
Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan jika pembangunan Salira DPWKel antara pekerjaan bisa sesuai dengan rencana kerja anggaran (RKA) yang sudah ditentukan dan yang menjadi sesuai kebutuhan masyarakat pada Rabu, (29/06/2022).
Pada saat kegiatan opname tersebut pihak Pendamping Salira DWPKel melihat dari hasil pekerjaan sudah sangat memuaskan dan sesuai dengan ketentuan.
Tim pendukung Salira Eni Nurrahmanti menyatakan, "Dari hasil sertifikasi yang dilakukan di termin pertama pada kelurahan Citangkil, seperti rehab masjid, paving block dan saluran drainase semuanya sudah sesuai dengan ketentuan dan hasilnya sudah sangat bagus".
"Untuk pemasangan pavling blok sudah bagus dan ada dibeberapa gank atau titik sesuai apa yang menjadi keinginan masyarakat, ada dalam satu RW hingga mencapai 24 titik pemasangan paving block sehingga memuaskan sesuai dengan keinginan dari masyarakat," jelasnya.
"Saluran drainase sudah bagus dengan kualitas yang bagus untuk segi pemanfaatannya bagus karena usulannya dari masing-masing RT, terutama untuk paving block ini benar-benar sampai masuk ke gank-gank sangat luar biasa," lanjut Eni.
"Untuk pemberdayaannya tenaga kerjanya juga dilakukan dari masyarakat RW itu sendiri (masyarakat setempat)," jelasnya.
"Kami sebagai tim pendukung menekankan kepada Pokmas dan pelaksana untuk mutu, kwalitas dan jangan sampai menyimpang dari RAB," tandas Eni.
Ketua RW 07 H. Ade Misroni menambahkan, "Saya sebagai Ketua RW yang mewakili masyarakat dengan adanya program pemerintah DPWKel sangat berterima kasih dan sangat bermanfaat serta dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, seperti paving block, renovasi masjid dan drenase yang dulunya tersumbat sekarang aliran bisa lancar".
"Untuk kedepan kita berharap untuk anggarannya bisa ditambah guna mempercepat perbaikan-perbaikan yang belum bisa dilakukan oleh masyarakat," ujarnya.
"Seperti halnya di RW 07 kita ini yang hanya memiliki 3 RT saja masih mengalami kendala ada lingkungan yang belum kebagian dalam pembangunan sarana dan prasarana ini apalagi RW lain yang memiliki banyak RT," tegas H Ade.
Ketua Pokmas Citangkil Ahmad Syafrudin menambahkan, terkait kegiatan dan tanggung jawab saya sebagai ketua Pokmas ini Alhamdulillah hari ini kami dan teman-teman kelurahan telah selesai mengopname kegiatan pada termin pertama.
"Selanjutnya di program termin kedua agenda dari program pemerintah kota Cilegon kurang lebih 6 bulan bisa kita kebut, kedepan di tahun 2023 bisa berjalan cuma ketemu di anggaran memang agak sedikit kurang longgar dengan anggaran 100juta kita tidak bersyukur, kita belajar bersyukur insyaallah akan ditambah bila kita bersyukur. Karena kita bertemu di satu RW dan selesai di satu RT, karena memang anggaran 100juta tidak pure angka 100juta karena ada potongan pajak dan lain sebagainya," jelasnya.
"Mudah-mudahan pejabat penentu kebijakan anggaran bisa ditambah kembali, bicara realistis lah karena itu akan diberikan kepada setiap RWnya dan rill akan jatuh ditangan masyarakat dari petukangnya, semua hingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," tegas Syafrudin.
"Semua masyarakat sangat senang dan berterima kasih kepada Kota Cilegon terkait anggaran 100juta semuanya merata ke RW se-Kota Cilegon jadi RT-RT pun tidak sedikit agak kesulitan karena memang jelas jatahnya memang 100juta beda mungkin dengan sebelum-sebelunya," tuturnya.
Lanjut ketua Pokmas, insyaallah semua kegiatan itu prosesnya lewat jalur itu tidak menyalahi aturan semua sesuai peruntukannya dan manfaat cepat bisa dirasakan.
"Kegiatan program ini Alhamdulillah tidak ada kendala atas berkat doa dan bantuan teman-teman serta semua pihak yang terkait kegiatan pokmas ini berjalan lancar, tinggal nanti setelah lebaran kita proses lagi untuk mengambil termin kedua," tutupnya.
Ditempat terpisah Sekda Kota Cilegon Maman Maulidi menjelaskan, "Terkait digulirkannya program DPWKEL yaitu POKMAS saya kira kebijakan Pemerintah Kota terhadap adanya Pokmas di Masyarakat melalui Program DWPKEL bisa mempercepat pembangunan di Kota Cilegon".
"Berharap ada percepatan pemerataan pembangunan di Kota Cilegon, karena melalui Program Pokmas apa yang dibutuhkan secara riil di masyarakat itu bisa semakin mengena terhadap lokasi dan sesuai dengan kebutuhannya," katanya.
"Sehingga kami memerlukan juga dari peran masyarakat untuk memberikan masukkan-masukkan yang positif dan juga kebutuhan yang sesuai keinginan masyarakat apa yang menjadi kebutuhan utamanya," harapnya.
“Dengan adanya Program DPWKel ini, kami menitipkan kepada seluruh temen-temen Pokmas di Kecamatan dan Kelurahan untuk segera merealisasikan program yang sudah digariskan oleh Pemerintah Kota Cilegon, karena DPWKel itu 5% nya akan pula mempengaruhi guna mendukung dalam percepatan realisasi APBD di Kota Cilegon dan semoga sebelum jatuh waktu triwulan ketiga harus sudah selesai," tutup Maman Maulidi.
Sementara itu, Lurah Citangkil Faisal Tanjung menyampaikan, "Terkait program Salira termin oertama hari ini sudah selesai dan sudah di opname dengan pihak Kotaku pertama kita sudah mengukur drenase sepanjang 80 meter, pavling blok sepanjang 132 meter Alhamdulillah sudah bangus, baik dan masyarakat senang bisa langsung dirasakannya".
"Biasanya jalannya jelek sekarang bagus dan mudah dilalui, mudah-mudahan pada program pembangunan berikutnya akan merata ke warga yang lainnya," katanya.
"Pada termin pertama ini di Kelurahan Citangkil semuanya ada 16 titik dan selesai, insyaallah kita lanjut lagi diawal bulan Juli untuk termin yang Kedua," tegas Faisal.
"Pihaknya mengapresiasi kerja keras yang sudah dilakukan Pokmas Citangkil, sehingga pembangunan termin awal bisa selesai, ini kerja keras semuanya, terutama warga yang sudah banyak membantu dan berpartisipasi dalam pembangunan. Ini tentu kami harap bisa terus dipertahankan dan semakin baik,” tandasnya. *_Oyp


